Pelatih Boyband

zaky dengan boyband dadakan asuhannya
Tepat saat ini, teras rumah kami hingar bingar. Sejak pagi anak-anak cowok Genk Pintu Ilmu sudah kumpul memanggil-manggil Zaky (11). Mereka sabar menunggu , padahal yang dipanggil masih berjuang menyelesaikan berbagai macam tugas hari libur (dari sekolah dan dari ibunya).
Disertai beberapa trik khas Zaky, tugas berhasil diselesaikan (sebagian dihutang—lagi-lagi khas Zaky). Ternyata rombongan cowok itu bukan mau Les Inggris seperti biasa setiap Sabtu, mereka mau latihan buat Pentas Nyanyi!!!
Entah bagaimana prosesnya, anak sulungku ini mengangkat dirinya menjadi pelatih boyband dadakan ini buat pentas tujuh belasan 15 Agustus nanti.
Latihan diawali dengan briefing yang sungguh menggugah.
Zaky memompa semangat anak-anak agar berani “buka mulut” dan bergaya saat menyanyi.
Lagu yang akan mereka bawakan adalah Disco Lazy Time (Nidji). Karena mereka anak-anak Les Inggris, jadi mau membawakan lagu berbahasa Inggris. Lagu Nidji ini ternyata terlalu panjang buat mereka hafal, hingga akhirnya pelatih memutuskan agar mereka menyanyi saat reffrain, sisanya joged saja. Usut punya usut, ternyata sang pelatihpun tak hafal semua liriknya.
Dan mulailah mereka berlatih: Menyanyi, berteriak, berjoged, bertengkar, bercanda…. Sesekali kudengar Zaky mengoreksi pronunciation mereka.
Dari teknik vokal, blocking, hingga koreografi, Zaky yang atur. Pede abis. Penasaran aku. Kapan dia merancang ini semua. Bahkan hingga detik terakhir aku tak tahu apa-apa.
Saat mereka beraksi, aku tak tahan untuk tidak menulis dan memotret, mengabadikan spontanitas Zaky yang meluap. Sumringah sekali dia. Padahal, baru setengah jam yang lalu kami berseteru, karena dia melanggar komitmen tentang tugas-tugas di hari libur. Aku kecewa, dia kecewa. Sempat ada air mata. Suasana rumah sungguh tak nyaman. Kini, mendung lenyap entah ke mana.
Setelah satu jam lebih telingaku penuh dengan lengkingan sekira sepuluh anak, latihan perdana ditutup dengan ucapan:
“OK Kalian boleh pulang, terima kasih sudah datang, besok pagi latihan lagi yaaa…”
Hmmmm…latihan? Lagi? Besok pagi?
Filed under: aku menulis | 1 Comment
Anna Farida
Inilah wadahku menyimpan sebagian aktifitas sehari-hari yang tak semua bisa tersampaikan, agar tak begitu saja dilupakan. Full-time mommy seperti aku mesti terus berekspresi, agar isi kepala tak membeku oleh ritual rutin, yang kadang hakikatnya tak mampu kumaknai. Blog sederhana ini wujud terima kasihku kepada keluargaku, juga sahabat-sahabatku, yang selalu ada dan mengerubuti aku dengan berbagai bentuk ungkapan cinta. The earth has one only sun, but I've got many! The earth has many stars, and I've got plenty. I wanna step beyond borders, grab all happiness, be thankful all the time....What a beautiful life!search
Click one of them
- aku menulis (39)
- Miscellaneous (6)
- Portofolio terjemahanku (8)
-
RECENT POSTS
-
Recent Comments
carolina on Malaikat Bersayap Satu itu Men… anna farida on Malaikat Bersayap Satu itu Men… imam on Malaikat Bersayap Satu itu Men… Blogroll
have a go
- November 2009 (1)
- September 2009 (1)
- August 2009 (2)
- July 2009 (3)
- June 2009 (2)
- May 2009 (1)
- April 2009 (2)
- March 2009 (2)
- February 2009 (4)
- January 2009 (3)
- December 2008 (4)
- October 2008 (6)
- August 2008 (3)
- July 2008 (2)
- June 2008 (3)
- May 2008 (2)
- April 2008 (4)
- February 2008 (1)
- January 2008 (1)
- December 2007 (8)
akhirnya di hari H, pelatih boyband harus gladi bersih buat pentas biola esok hari. Penampilan anak asuhnya tidak seheboh saat latihan. Tapi mereka tetap layak dapat jempol!!!