CLASSICAL GUITAR FIESTA 2008: Bawa Pasukan Anak-Anak

dua matahariku, dua musisi hatiku

dua matahariku, dua musisi hatiku

Akhirnya 30 Agustus 08. Sudah seminggu kucari info di milis-milis tentang acara ini. Lebih sebulan yang lalu guru gitarnya Ali (7) sempat membahasnya selepas konser kecil di Purwacaraka Music Box (itukah namanya? Aku lupa). Sesudahnya beliau tak pernah mengabariku soal CGF ini. Aku sempat tanya ke Ali, barangkali Pak Ricky pernah berbincang tentang acara yang bakal digelar di Gedung Majestic, Jl Braga no 1 Bandung.

“Nggak tuh, Bu” sahutnya.

Aku juga lupa tidak tanya ke Purwacaraka. Continue reading

(KOMUNITAS) ENSEMBEL BIOLA ANAK: pede aja, lagi……

Senin sore kemarin, 11 Agustus 2008, Zaky jadi kuantar untuk kedua kalinya ke SD Balong Gede belakang Alun-Alun Bandung. Komunitas ini asyik. Sekira dua puluh pemain biola usia mahasiswa hingga dewasa berkumpul di sebuah ruangan besar (kupikir itu ruang kesenian, aula, atau dua kelas yang bisa dibuka sekatnya. Iurannya juga fantastis. Lima ribu perak per datang. Uang yang mereka kumpulkan itu digunakan untuk bayar sewa ruangan (baca: bayar janitor yang bertugas) dan satu teh botol.

Minggu lalu kami hanya nonton belasan pemain biola berlatih bersama dipimpin Om Jose, seorang pemain cello. Di latihan kedua ini Zaky duduk di tengah-tengah pemain dewasa, bengong menatap partitur yang terlalu rumit, dan tempo permainan yang jauh di atas kemampuannya.

Walaupun begitu, Zaky tetap ingin datang Senin depan. Semua kegamanganku menguap ketika mendengar jawaban andalannya: Pede aja lagiiii……..

Untuk minggu berikutnya, Zaky diminta cari teman latihan yang sebaya. Aku pun pasang iklan di milis-milis musik klasik: Cari Partner Latihan Biola Anak.

Aku mujur. Tak perlu menunggu lama, sebuah informasi dari Klabklassik bandung menuntunku ke Ensembel Biola Anak bernama Funtastic String Ensemble di Swara Harmony Music School di Paskal Hypersquare Bandung. September ini Zaky sudah bisa mulai bergabung.

Keanggotaannya terbuka. Siapa pun yang bisa bermain biola bisa bergabung. Mereka latihan setiap Jumat pukul 18.30-20.00 WIB. FSE sudah sering manggung di mana-mana. Zaky ikut di salah satu  konser siswa bertajuk Music Muvee.

PINTU ILMU: Taman Bacaan Anak di gang kami

Hari ini, 16 Agustus 2008.

Aku mewujudkan harapan yang telah lama tersimpan. Siang tadi, bersama-sama dengan anak sulungku, Zaky (10 th) dan murid-murid les Bahasa Inggrisnya, aku menata sebuah ruang kosong depan rumahmenjadi sebuah taman bacaan sederhana. Dengan tikar dan rak plastik berisi buku dan komik seadanya, aku ingin ada aktivitas membaca dan belajar di sana.

Taman bacaan ini kuberi nama Pintu Ilmu. Aku ingin ngalap berkah kepada Imam Ali kw, seperti sabda Rasulullah Muhammad SAAW, Ana madinatul ’ilm wa ’Aliyyun babuha, Akulah kota ilmu, dan Ali adalah pintunya.

Aku ingin empat anakku memulai terbentuknya komunitas belajar di lingkungan kami. Dengan cara sederhana inilah kusemai harapan demi harapan. Anak-anak perlu diajak care pada pendidikan mereka sendiri dan lingkungannya. Aku ingin menjaga perilaku cinta baca mereka, sekaligus memupuk semangat belajar dan berbagi dengan lingkungan sekitar.

Nah…kini tinggal melengkapi koleksi bacaan Pintu Ilmu. Setelah kuperhatikan, kebanyakan murid lesnya Zaky anak perempuan. Tanpa bermaksud sengaja, buku-buku bacaan yang kubeli untuk anak-anak nyaris semuanya khas laki-laki. Wah…aku harus segera ke Palasari nih untuk berburu buku-buku murah yang lebih feminin. Sebelumnya aku tak pernah berpikir untuk beli buku-buku princess atawa Barbie…

Perlahan, kami mulai bermain dengan Fun Math, Fun Science, Fun Mindmap, Fun Writing…. Tiap Sabtu dan Minggu adalah hari anak-anak berkumpul dan belajar banyak hal dengan cara yang menyenangkan.

Doaku, semoga Pintu Ilmu ini benar-benar bisa membuka semesta pengetahuan mereka.