Biola dan Paskibra Bandung

canda sebelum tampil

canda sebelum tampil

Baru saja aku nonton video Si Sulung Zaky (11) saat beraksi bersama Funtastic String Ensemble (FSE). Cepat juga kru FSE meng-uploadnya:-) 16 Agustus kemarin FSE diundang untuk mengumandangkan Indonesia Raya dalam acara Reuni Akbar Paskibra Bandung di Balai Sartika (Jl. Suryalaya Indah 1-3 Buah Batu Bandung). Aku tak bisa merekam sendiri karena penonton harus duduk di balkon. Kamera amatirku tak mampu berbuat banyak.

Sebelumnya:

Kami berangkat agak terlambat karena Zaky, violinis kami itu, mendadak berniat memakai sepatu kets yang sudah tidak layak panggung. Berbagai dalih dipakainya untuk menolak sepatu pantofel hitam yang biasa dipakainya konser. Aku nyaris terpancing, dan sempat melayani ulahnya. Untung aku segera sadar. Mungkin Zaky mulai cemas.

Atau…

Mungkin aku yang cemas. Sejak awal penunjukan Zaky sebagai pemain solo, pesan cinta Ibu Carolina sang pelatih terus berdenging di telingaku. ABG yang baru saja masuk SMP ini bukan tipe anak manis yang mudah diatur (memang itulah salah satu alasan dia bergabung dengan FSE—belajar kerja tim). Hingga gladi bersih malam sebelumnya, tante yang mengantarnya masih juga heboh menyampaikan pesan ini itu: latihan sesudah subuh, ingat nada-nada yang fals, tertibkan bow…. Aku khawatir sekali. Sedangkan Zaky? Dia santai saja dan tidur pulas.

Esok harinya….Alhamdulillah,

Salah satu kehebatan Zaky adalah: mampu survive dalam tekanan. Beberapa menit sebelum tampil, dia masih saja usil pada teman-temannya. Fun-tastic String Ensemble adalah komunitas alat musik gesek yang menghimpun pemain biola dan cello dari berbagai tingkat usia. Dari kejauhan kulihat semua anggotanya saling bergurau akrab dan hangat. Bisa jadi karena suasana itulah yang melumerkan ketegangan Zaky hingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik (setidaknya menurut ibunya sendiri:-))

Lagu pertama adalah Indonesia Raya yang dibawakan FSE dengan megah. Mantan anggota Paskibra dari berbagai angkatan yang hadir di gedung pertemuan itu turut terbawa semangat dan bernyanyi khidmat, walau sikap siap mereka mungkin tak setegap bertahun yang lalu 🙂

Lagu berikutnya adalah Greensleeves, lagu rakyat dari Inggris yang syahdu. Di lagu inilah ada bagian solo yang dibawakan Zaky. Bagiku, yang tidak paham notasi musik, penampilan FSE hari itu keren abis. Bukan hanya karena anakku ikut main, tapi lebih karena aku terharu dan terpesona oleh sekira dua puluh pemusik muda yang—sengaja atau tidak—turut menunjukkan cinta kepada negara mereka, Indonesia.

Usai bertugas…

Entah berawal dari ide siapa, anak-anak FSE sepakat merayakan keberhasilan mereka di Pizza Hut Buah Batu, karena jatah makan siang dari panitia reuni masih lama. Walau sebenarnya tidak cocok dengan nasionalisme HUT RI (harusnya singkong rebus atau bajigur :-)), kali ini anak-anak pegang kendali, maka jadilah.

Untuk Fun-tastic String Ensemble, selamat, yaa…Insya Allah Agustus tahun depan manggung di Gedung Sate. Atau Istana Negara?

Merdeka!

Advertisements

One thought on “Biola dan Paskibra Bandung

  1. Pingback: Malaikat Bersayap Satu itu Menghibur, Melintas Batas… | Anna Farida

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s