Mengenalkan Jajanan Aman untuk Anak

KULWAP KE-21

Salam Sehati, Bapak Ibu.
Kita mau bahas sebuah kabar yang kurang menyenangkan.
Buat apa? Agar kita bisa menempatkan diri di posisi yang jelas.

Beberapa hari yang lalu saya dapat berita tentang jajanan anak-anak yang dibungkus dengan benda tak layak. Ada juga kabar tentang permen yang mengandung zat adiktif.
Pernah juga baca tentang proses pembuatan bakso goreng yang tidak manusiawi.

Kabar semacam itu biasa hinggap di media sosial dan kadang tidak jelas dari mana sumbernya. Jadi plis jangan mudah menyebar-nyebarkan berita kecuali jelas dan tepercaya sumbernya, ya.

Namun demikian, kabar semacam itu bikin deg-degan juga. Ada kemungkinan anak kita terpapar juga jajanan tak sehat semacam itu. Bukan hanya tak bersih dari sisi bahan-pengolahan-penyajian, tapi juga ada kemungkinan tidak halal.

Anak anak saya biasa bekal makanan dari rumah, tapi ada kalanya kepingin juga saat lihat teman. Apa yang biasa saya lakukan untuk memberi pengertian kepada mereka?

Berikut adalah hal yang perlu diingat ketika berdiskusi dengan anak:
1. Tidak menuduh. Misalnya, jangan beli makanan itu, lihat, tangan penjualnya kotor, wadahnya penuh debu.
Anak-anak bisa saja berpikir, ah, ibu sotoy.
Lain halnya jika kita bertanya, “Di mana, ya, penjualnya cuci tangan setelah pegang uang?”
Atau, “Kita beli di tempat lain, yuk. Yang itu belum tentu bersih”.

Netral, terbuka. Bahas semua kemungkinan yang baik dan yang buruk terkait jajan di tempat terbuka. Minta mereka yang menemukan baik buruknya, pancing pancing dengan pertanyaan, misalnya, kalau kena debu gimana, ya? Cuci mangkuknya di mana, ya?
Tidak reaktif. Ajak anak ngobrol pas dia siap, bukan ketika sedang mengunyah jajanannya. Tar beteee sama Bunda, kwesseel sama Ayah.
Ada yang mau berbagi pengalaman?
Kulwap ini disponsori oleh buku Marriage with Heart dan Parenting with Heart karya Elia Daryati – Anna Farida.

Salam takzim

Anna Farida

Tanya Jawab dan dikusi di blog Suci Sofia di bawah ini:

uchishofia

Image result for jajanan anak sekolah yang sehat keripik.co.id

[12:38, 1/29/2016] Anna Farida: Salam Sehati, Bapak Ibu.
Kita mau bahas sebuah kabar yang kurang menyenangkan.
Buat apa? Agar kita bisa menempatkan diri di posisi yang jelas.

Beberapa hari yang lalu saya dapat berita tentang jajanan anak-anak yang dibungkus dengan benda tak layak. Ada juga kabar tentang permen yang mengandung zat adiktif.
Pernah juga baca tentang proses pembuatan baskso goreng yang tidak manusiawi.

Kabar semacam itu biasa hinggap di media sosial dan kadang tidak jelas dari mana sumbernya. Jadi plis jangan mudah menyebar-nyebarkan berita kecuali jelas dan tepercaya sumbernya, ya.

Namun demikian, kabar semacam itu bikin deg-degan juga. Ada kemungkinan anak kita terpapar juga jajanan tak sehat semacam itu. Bukan hanya tak bersih dari sisi bahan-pengolahan-penyajian, tapi juga ada kemungkinan tidak halal.

Anak anak saya biasa bekal makanan dari rumah, tapi ada kalanya kepingin juga saat lihat teman. Apa yang biasa saya lakukan untuk memberi pengertian kepada mereka?

Berikut…

View original post 534 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s